Perbedaan HTML dengan HTML5

2 min read

bahasa html

Matamu.NET – HTML merupakan singkatan dari Hyper-Text Markup Language, umumnya halaman web ditulis dengan menggunakan variasi HTML. Dengan menggunakan HTML, pembuat website dapat memastikan bahwa text, gambar dan multimedia dapat menyatu dengan elemen lainnya ketika dijalankan di browser.

Saat ini, perkembangan HTML sudah berada pada versi terbaru yaitu HTML5. Versi ini memiliki pembaharuan fitur-fitur dari HTML lama. Fitur baru selalu update dan ditambahkan ke dalam HTML5 pada setiap rilisnya.

Berikut Matamu.NET akan mengulas apa saja perbedaan antara HTML dan HTML5.

Perbedaan HTML dengan HTML5

Salah satu frtur Teknologi lnformasi adalah pembaruan I perubahan berkala yang tidak dapat  dihindari. Tidak ada bahasa  yang tidak  ditingkatkan atau versi  baru. Juga di HTML. tidak ada pengecualian. HTML5 pertama kali didesain ulang untuk menyempurnakan  pengalaman  Internet  bagi   pengembang  dan   pengguna. Seperti disebutkan di  atas,  keuntungan  terbesar  dari  HTML5  dibandingkan pendahulunya adalah memiliki tingkat audio dan video yang lebih  tinggi yang tidak disertakan dalam versi HTML di atas. Perbedaan lainnya. versi HTML tidak mendukung JavaScript untuk berjalan dalam browser sedangkan HTML5 mengizinkan sepenuhnya JavaScript dapat berjalan di mode background

Ada  banyak  elemen  baru yang diperkenalkan dalam  HTML.  Beberapa  yang paling penting adalah: summary. time, aside, audio, command,  data,  datalist, details, embed, wbr. figcaption, figure, footer. header, article. hgroup. bdi, canvas, keygen, mark, meter. nav, output. progress, rp, rt. ruby,  section,  source,  track, video.

Baca Juga Mengenal VGA NVIDIA serta kelebihan dan kekurangannya

Manfaat HTML5 Bagi Para Developer

HTML5 menginginkan para developer mendapatkan lebih  banyak fleksibilitas dalam mendesain website dan karena itu justru banyak perkembangan yang signifikan dan layak dibanggakan:

1. Penanganan error yang persisten

Sebagian besar  browser web  memifiki kemampuan untuk  menafsirkan HTML /format standar.  Namun  hingga beberapa dekade  lalu, tidak  ada  solusi efektif untuk masalah ini. lni berarti bahwa pengembang browser dapat menjalankan tes HTML  di browser  yang  berbeda untuk  meningkatkan koreksi kesalahan  atau penanganan error oleh reverse engineering.

Algoritma parsing yang  lebih  berkembang yang digunakan di HTML5 memiliki banyak manfaat. Survey membuktikan  bahwa   sekitar  90% website rentan terhadap kode yang salah. Sehingga,  penanganan error yang ada bisa membantu developer dalam pengerjaan.

2. Semantik yang lebih baik

Untuk meluaskan kode, tujuan adanya pengembangan juga untuk kontribusi semantik mulai berbagai element yang ada. Section,  article, nav  dan  header dengan sejumlah element baru yang  kini  beralih ke element div  dan ini menjadi trik pembetulan error yang lebih mudah

3. Dukungan lebih lanjut untuk fitur web application

Tujuan pokok HTML adalah membuat browser dapat berguna sebagai platform aplikasi. Kebutuhan website yang kini semakin tinggi membuat HTML5 memberikan para developer ruang untuk dapat mengendalikan secara luas seperti mengatur performa website

4. Website responsive di mobile menjadi lebih mudah

Saat ini, HTML5 memberikan support untuk perangkat bergerak dengan jauh lebih sederhana. Sehingga halaman web bisa berjalan  baik dan menyesuaikan dengan perangkat akses yang digunakan seperti hp, tablet maupun smartphone.

5. Elemen canvas

Elemen  canvas  merupakan salah  satu  fitur HTML5  yang paling banyak diperbincangkan oleh web developer. Dengan menggunakan elemen canvas, developer dapat menggambar menggunakan warnaa dan bentuk yang berbeda dengan menggunakan script.

6. Elemen menu

Elemen menu merupakan spesifikasi elemen yang interaktif yang   jarang digunakan atau diperbincangkan oleh web developer. Meski   begitu, elemen menu ini layak digunakan untuk meningkatkan  interaksi pada web, mobile dan desktop agar lebih sederhana.

7. Atribut data yang mudah di kustom

Sangat memungkinkan, jika kamu ingin menambahkan atribut khusus sebelum HTML5, tetapi hal tersebut berisiko; misalnya, di HTML4, atribut custom kadang-kadang berhenti me-render page menggunakan baik dan ini sering kali menjadi penyebab dokumen menjadi salah.

8. Cookies

Sebelum ada HTML5, web developer harus memanfaatkan cookies jika ingin menyimpan data variabel. HTML5 menyediakan fitur penting untuk mendukung penyimpanan lokal (local storage). Object local storage merupakan bagian global window namespace dan bisa diakses darimanapun yang diinginkan saat menggunakan script.

Sekian pembahasan mengenai HTML kali ini, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.