Struktur dan Format Standar Saat Membuat Surat Lamaran Kerja

3 min read

Cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar

Matamu.NET – Surat Lamaran kerja adalah satu hal yang penting dalam melamar pekerjaan. Surat ini akan menentukan kamu akan lanjut ke seleksi tahap berikutnya atau tidak. Jika isinya membuat tim seleksi tertarik, kamu akan ke tahap wawancara, namun jika tidak berkas laramanmu akan berakhir di tong sampah.

Mengingat pentingnya peran surat lamaran kerja, berikut ini adalah 10 Aspek yang harus kamu siapkan untuk membuat surat lamaran kerja.

1. Tempat dan Tanggal

Surat lamaran kerja dimulai dengan tanggal yang diletakkan di pojok kanan atas. Biasanya Tempat dibuat sesuai dengan alamat yang ada di KTP, namun kadang bagina ini tidak menjadi perhatian khusus asal tanggalnya tepat. Misalnya sehari setelah pengumuman penerimaan karyawan baru.

Bentuk dan formatnya adalah Kota, TT BB YYYY, contohnya :

Makassar, 25 Agustus 2021

Adapaun nama tempat yang ditulis cukup kabutapan atau kota tempat kamu tinggal, tidak perlu menyebutkan Kecamatan apalagi kelurahan. tempat tanggal ini juga sebagai bukti bahwa surat lamaran ini kamu buat setelah mendapatkan informasi bukan surat yang telah lama kamu buat ketika lagi nganggur atau iseng.

2. Penerima Surat

Peneriman atau orang yang dituju dalam pembuatan surat dalam hal ini surat lamaran kerja pada umumnya ditujukan ke Pimpinan perusahaan cq manajer HRD atau tim seleksi pegawai atau langsung saja ke Manajer HRD.

Pada umumnya bentuk penerima surat dituliskan

Kepada yth. 
Pimpinan PT XXX
di Makassar

Tidak ada kesepakatan khusus mengenai jumlah barisnya, bisa ditulis dalam bentuk dua baris atau tiga baris, namun pada umumnya ditemukan tiga baris. untuk format surat 2 baris seperti berikut ini

Kepada yth. Manajer HRD PT Pelita Raya
di Makassar

3. Salam Pembuka

Ada banyak tipikal salam pembuka dalam surat dan bisa saja dituliskan sesuai dengan agama dan kepercayaan, namun terkadang akan membuat risih jika orang yang membaca surat lamaran kerja tersebut adalah orang berbeda agama.

Cara yang paling umum dilakukan adalah menuliskan salam universal seperti ” Dengan Hormat,”

4. Bagian isi dari Surat Lamaran

Isi dari surat lamaran kerja adalah bagian yang paling utama sehingga harus dibuat dengan baik. Isi ini terdiri dari 5 bagian yakni (1) Pembuka, (2) Identitas diri, (3) maksud dan tujuan surat dibuat (4) deskripsi singkat, (5) lampiran pendukung.

a. pembuka

Pembuka adalah jembatan yang memberikan informasi mengenai alasan mengapa surat lamaran kerja atau resume ini dibuat. Tentu saja karena adanya pengumuman penerimaan karyawan baru. Selain itu dibagian pembuka ini kamu sudah bisa menyebutkan formasi yang hendak kamu lamar, namun jika tidak formasi ini bisa letakkan di bagian tujuan.

Adapun contoh pembuka resume sebagai berikut :

Sehubungan dengan informasi penerimaan karyawan baru di PT. XXX untuk formasi YYYY pertanggal TT BB YYY, saya yang bertanda tangan di bawah ini :

b. Identitas diri

Identitas diri adalah bagian dari pembuka yang memberikan informasi mengenai data diri kamu. Tidak perlu lengkap, kamu hanya perlu memberikan informasi yang mereka butuhkan. Misalnya jika dituliskan dibutuhkan Sekertaris Pribadi khusus untuk wanita dengan tinggi badan minimal 160 cm, maka jenis kelamin dan tinggi badan perlu kamu masukkan, namun jika tidak disebutkan, kamu tidak perlu sebutkan.

Intinya berikan informasi yang penting untuk mereka ketahui. Adapun identitas standar yang bisa diberikan adalah :

  1. Nama
  2. Tempat, Tanggal Lahir
  3. Pendidikan Terakhir
  4. Alamat
  5. No. HP

Beberapa perusahaan juga mungkin akan membutuhkan informasi tambahan seperti

  1. Jenis kelamin
  2. Agama
  3. Alamat email atau surel

c. Maksud dan Tujuan

Pada bagian ini kamu menyampaikan maksud kamu membuat surat lamaran kerja ini. Tujuannya adalah melamar pekerjaan, jika dibagian atas informasi mengenai informasi yang kamu minati kamu sebutkan, maka pada bagian ini wajib hukumnya kamu sampaikan. untuk formatnya sebagai berikut :

Melalui surat ini saya bermaksud untuk melamar pekerjaan di perusahaan yang bapak pimpin untuk formasi YYY.

d. Deskripsi singkat

Ada dua jenis format deskripsi singkat yakni digabungkan dengan bagian maksud dan tujuan, namun kadang juga dibuat dalam paragraf baru. Jika pendek sebaiknya digabungkan saja dengan bagian maksud dan tujuan, namun jika sedikit panjang dibuat dalam paragraf baru.

Hal yang harus dipertimbangkan adalah panjang total dari keseluruhan surat yang akan kamu buat, jika belum cukup satu laman maka pisahkanlah deskripsi singkat, namun jika sudha lebih sebaiknya gabungkan dengan maksud dan tujuan lalu pilih informasi yang sangat penting saja yang kamu samapikan tentang dirimu.

Misalnya jika kamu melamar pekerjaan di perusahaan yang butuh keahlian IT seperti Javascritp, Node JS, JS Query, HTML, PHP, dan Bahasa C, maka sampaikan semua keterampilan yang dibutuhkan namun jika kurang satu, kamu cukup hilangkan dari list tanpa perlu mengatakan kecuali.

Contoh formatnya :

Saya adalah lulusan program studi teknik Informatika dari univiersitas dengan IPK 3,5 dan 4 tahun pengelaman melakukan pengembangan program dan software di dua perusahaan. Adapun bahasa program dan frame work yang saya kuasai Javascritp, Node JS, JS Query, HTML, dan PH.

Dalam kasus ini kamu tidak perlu menyebutkan kamu tidak menguasai C karena akan membuat surat lamaran menjadi lebih panjang. Karena Bahasa C kamu tidak masukkan maka bagian HRD akan paham kekurangan kamu.

e. Lampiran

Pada bagian lampiran ini kamu membuktikan apa yang telah kamu tulisakan diatas sebeperti indentitas diri, pendidikan terkahir, keahlian dan riwayat pekerjaan. Dalam hal ini perusahaan juga perlu mengetahui wajah orang yang melamar di perusahaan mereka dan terkadang mereka juga harus memastikan calon karyawan tidak tersangkut kasus hukum dengan bukti SKCS dari kepolisian setempat.

Dokumen-dokumen yang biasa dilamprikan dalam surat lamaran kerja adalah :

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi Ijazah Terakhir
  3. Curiculum Vitae
  4. Surat Keterangan Riwayat Pekerjaan (Bila ada)
  5. Sertifikat Bidang Keahlian (Bila ada)
  6. Fotokopi SKCK (Jika disyaratkan)
  7. Pas Foto 3 x 4 atau 4 x 6
  8. Pas foto seluruh badan (Jika disyaratkan)

5. Penutup

Penutup berisi tentang ucapakn terima kasih telah bersedia membaca surat lamaran ini juga harapan yang kamu inginkan ketika membuat surat lamaran kerja ini. Terkahir dibagian bawah dibubuhi salam penutup dan tanda tangan bukti bahwa kamu mengaminkan apa yang telah kamu tulis di surat lamaran tersebut.

Adapun contohnya sebagai berikut :

Demikian surat lamaran kerja ini saya buat. Besar harapan saya untuk kiranya dapat diterima dan menjadi bagian dari perusahaan yang bapak ibu pimpin. Atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih.

Hormat Saya

(Nama Terang dengan Gelar)

Untuk templete dan contoh surat lamaran kerja yang sudah jadi, silahkan kunjungi laman berikut : Contoh Surat Lamaran Kerja

Akhir Kata

Nah itu dia dia 5 struktur penting dalam pembuatan surat lamaran kerja formal yang baik dan benar. Semoga dapat membantu pembaca dalam mencari pekerjaan dan semoga sukses. Salam hormat penulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *