Mengapa OS Mesin ATM Tidak Menggunakan Linux dan Lebih Memilih Windows?

2 min read

Tampilan Mesin ATM BRIVA BRI

Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul di kepala saya ketika melihat Server Mesin ATM restart dan ternyata OS masih Windows. Bahkan beberapa mesin ATM yang layar pembukanya warna biru masih menggunakan Windows XP yang sudah dimatikan oleh Microsoft. Padahal OS Linux itu jauh lebih keren dan gratis.

Yah ini memang hal yang pertama kali muncul di kepala saya ketika membandingkan Windows dan Linux. Image Windows sebagai OS Mahal dan Linux yang menjadi Open Source gratisan selalu menjadi pembanding, namun tidak demikian.

Linux Lebih Mahal dari Windows

Jika anda punya pemikiran seperti saya yakni Linux akan membuat biaya perawatan dan produksi ATM jadi lebih murah. Anda salah, Yah, memang lebih mahal meskipun saat ini anda dan juga saya mungkin pengguna Linux resmi. Saya sendiri sangat suka dengan Ubuntu, jadi lebih memilih Ubuntu kecuali untuk keperluan pekerjaan media, barulah akan melirik Macintosh yang sama-sama turunan dari Unix.

Kenyataannya Linux yang digunakan di mesin ATM berbeda dengan Linux yang di install di komputer kita bahkan berbeda dengan Server Ubuntu yang saya gunakan untuk Website ini.

Mesin ATM memiliki fungsi dan peran yang berbeda dengan mesin Komputer di Rumah. Ada banyak fasilitas dan fitur yang harus dimiliki oleh sebuah OS agar bisa jadi OS di mesin ATM. Syarat yang paling utama adanya dukungan dari Lingkungan OS itu sendiri.

Coba saja anda bayangkan, anda sedang buka Laptop anda dengan OS Ubuntu kemudian tiba-tiba teman anda mengirim file Word ke Komputer anda. Sekalipun ada Open Office, mungkin saja akan ada banyak hal yang berantakan di file tersebut.

Karena Microsoft Word dan Open Office itu memang beda. Bahkan Ms Word untuk MAC dan Windows adalah dua hal yang berbeda meskipun sama-sama dikembangkan oleh Microsoft.

Mesin ATm Blue Screen penyebab ATM tertelan

UI dan Dukungan Lingkungan

Jika anda memutuskan menggunakan Linux sebagai OS maka perusahaan anda harus mengeluarkan biaya penelitian dan pengembangan UI yang besar agar bisa digunakan dan dikoneksi dengan berbagai model mesin ATM, sedangkan diluar sana ada banyak Aplikasi, Hardware dan Sistem keamanan yang dikembangkan berbasis Windows.

Dukungan Windows tersebut tidak hanya dikembangkan oleh perusahaan Bill Gates, perusahaan pihak ketiga juga banyak mengembangkan hal yang sama. Nah dari sini lahir lingkungan Windows yang lebih besar.

Bandingkan jika anda harus membuat mesin ATM dengan OS Linux. Keputusan ini bisa berarti anda harus membuat Server Perbankan sendiri mulai dari induk sampai seluruh aplikasi yang digunakan.

Sampai tahun 2014, hampir 95% ATM di seluruh dunia masih memakai Windows XP. Hanya sebagai yang menggunakan Windows 7 dan Linux. Tahun 2022 sendiri perubahan perilaku pengembang ATM tidak jauh berbeda yakni sama-sama menjadi pemuja Microsoft.

Microsoft memang terkenal aman karena dikembangkan secara profesional. Tapi mohon jangan bandingkan dengan sistem keamanan Windows anda di rumah. Kecuali anda membeli produk beserta dukungannya yang harganya tidak murah untuk menjaga File Absen Kelas atau Laporan Keuangan Mingguan anda. Yang sekalipun kena Hack, si Hackernya jadi enggan mencuri uang anda, tapi malah menyantuni anda.

RedHat Linux

Salah satu OS turunan keluarga Linux yang paling banyak digunakan adalah Red Hat Linux, tapi biaya pembuatannya tidaklah jauh lebih murah dari Windows. Tidak hanya biaya pembuatan, biaya maintenance dan operasional jadi jauh lebih mahal.

RedHat Linux kelas Enterprise sebenarnya menawarkan sistem keamanan yang konon sangat tinggi dan menjual paket tersebut secara lengkap mulai dari sistem Database, Server samai Klien dalam hal ini OS ATM. Tapi harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan Linux.

Tampilan Red Hat Linux OS

Berdasarkan bocoran dari Reddit, meskipun sulit diverifikasi, Satu mesin ATM dengan server RedHat membutuhkan biaya 200 juta. List harganya termasuk biaya oprek mesin ATM dan sinkronisasi. Mending beli Windows yang harganya 2 Jutaan kan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.