Memulai dan Membangun Karir Sebagai Barista

2 min read

Membangun Karir sebagai Seorang Barista

Matamu.NET – Barista adalah profesi yang bertugas menyiapkan, membuat dan menyajikan minuman dnegan bahan dasar kopi. Pada umumnya Barista bekerja di Coffee Shoop, Cafe dan Restoran namun terkadang kita juga akan menemukan mereka bekerja di Hotel dengan tugas yang sama sebagaimana Barista pada umumnya.

Barista Modern bekerja dengan menuangkan semua pengetahuan tentang kopi dan cara membuat minuman kemudian menyajikan minuman tersebut dengan cepat – Fast-Paced Costumer Service role. Di Indonesia, Barista lebih identik dengan pembuat minuman kopi yang bekerja di cafe dan memegang sertifikat profesi sebagai Barista dari Kemeprin atau Lembaga Sertifikasi Profesi Barista -LSP Barista

A. Tugas dan Tanggung Jawab Barista

  1. Memahami duni Kopi sebagai bahan mentah sampai siap disajikan
  2. Memahami berbagai proses pembuatan kopi baik manual brew maupun espresso.
  3. Mampu membuat minuman dengan bahan dasar kopi
  4. Mengoperasikan mesin kopi espresso
  5. Mampu menggunakan peralatan manual brew seperti Aero-presso, Rock-presso, French press dan sejenisnya
  6. Melatih staf lain dalam proses penyajian dan pemesanan kopi sesuai dengan standar pelayanan.

B. Peluang Kerja

Berdasarkan situs Seek.com. Barista memiliki peluang kerja sampai 10 ribu lebih di seluruh dunia dengan pertumbuhan 10,9 % dalam kurung waktu 5 tahun.

Di Indonesia sendiri, keberadaan Barista masih sangat dibutuhkan mengingat pertumbuhan Cofeeshop dan cafe yang semakin meningkat. Hanya saja penghasilan rata-rata barista Indonesia masih terbilang cukup rendah. Di luar Negeri seperti Amerika dan Eropa, Penghasilannya bisa mencapai 55.000 $ setahun atau sekitar 60 Juta sebulan.

Di Jakarta pada umumnya Barista bisa mendapatkan penghasilan paling tinggi 10 juta rupiah namun rata-rata berada di kisaran 3 juta rupiah. Sedangkan di Makassar, sebagai salah satu Sentra produksi kopi Indonesia, Gaji rata-rata Barista hanya mencapai angkau 1,8 juta sampai 2,5 juta dengan kisaran gaji paling tinggi 5 juta rupiah untuk posisi Barista.

Kebanyakan orang Indonesia menjadi Barista sebagai batu loncatan untuk kepekerjaan yang lebih advance atau hanya dijadikan sebagai pekerjaan paruh waktu selam proses kuliah.

C. Cara Menjadi Barista

  1. Temukan sebuah lowongan pekerjaan sebagai Barista pemula di Coffeeshop lokal atau di bidang Hospitality lainnya. Jika memungkinkan, cari coffeeshop yang memiliki sistem rekrutmen berjenjang sehingga kamu bisa berbagi dengan Head Barista di tempat tersebut.
  2. Bangun skill dan kepekaanmu tentang Kopi. Mulailah kenali dan cicipi sebanyak mungkin biji kopi dan teknik pembuatan kopi selama bekerja sebagai Barista.
  3. Kembangkan skill kamu dengan mengikuti kegiatan pelatihan Barista bersertifikat dari Kemeprin atau lembaga Sertifikasi Profesi Barista lain seperti ABCD, LSP-KI dan sebagainya.
  4. Beberapa Barista pada umumnya akan memulai bisnis mereka sebagai pemilik Coffee Shop sendiri ketika sudah memiliki cukup modal untuk membuka Bisnis Kopi atau menjadi penyuplai bahan mentah bagi cafe-cafe.

Konten Terkait : Contoh Surat Lamaran Kerja Barista

D. Kompetensi dan Pengalaman Barista

Seorang barista memiliki beberapa skil yang mungkin dibutuhkan dan didapatkan selama bekerja. Adapun daftar skill tersebut sebagai berikut :

  1. Latte Art
  2. Coffee Brewing – Teknik Seduh Kopi baik manual maupun modern
  3. Costumer Service
  4. Menjaga Kebersihan
  5. Melatih Percaya diri
  6. Berkomunikasi dengan orang banyak secara individu
  7. Kemampuan bekerja dengan cepat
Contoh Latte Art Tulis Capuchino
Latte Art – Salah Satu Skill Dasar Barista

E. Tantangan Menjadi Barista di Indonesia

Tantangan terberat menjadi Barista di Indonesia adalah belum adanya aturan khusus yang melindungi profesi mereka sebagai Barista. Lembaga Sertifikasi Proffesi hanya memberikan keterangan bahwa yang bersangkutan sudah mengikuti pelatihan dari lembaga tertentu tanpa ada jaminan mendapatkan pekerjaan setelah mengikuti pelatihan.

Selain itu, kebanyakan Coffee Shop di Indonesia berada pada level menengah ke bawah, sehingga sirkulasi finansial cafe yang kecil. Hal ini berdampak pada penghasilan Barista yang terbilang cukup rendah. Bahkan beberapa Barista masih mendapatkan gaji sampai 1.500.000 juta perbulan dengan jam kerja 8 jam sehari dan 6 hari seminggu.

Jika beruntung, kamu mungkin bisa masuk ke Industri Coffee Multi nasional dengan penghasilan di atas UMR tempat usaha tersebut beroperasi namun jumlahnya tidak lebih dari 10% barista.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *