Google Adsense – Cara Meningkatkan Rate CPC Iklan di Website dan Blog

2 min read

Meningkatkan CPC Google adsense

Matamu.NET – Nilai CPC adalah hal yang penting dalam meningkatkan penghasilan blog kamu. Contoh perhitungannya begini, misalkan Rate CPC blog 0.02 $ dan 0.7 $. Kedua blog ini memiliki pengunjung yang sama dan CTR yang sama.

Misalkan CTR 2 % dengan total pengunjung 1000 orang perhari, maka perhitungannya dihitung dengan persamaan CPC x CTR x Pengunjung.

Blog A : 0.02 $ x 2 % x 1000 = 0,4 $
Blog B : 0,7 $ x 2 % x 1000 = 14 $

Perbedaan cpc ini mebuat blog pnya penghasilan 0,4 $ atau 5.818 rupiah sedangkan blog B adalah 14$ atau 200.000 perhari.

1. Meningkatkan Kualitas Situs

Menurut informasi yang didapatkan di laman situs prosedur dari sebuah iklan bisa tayang di sebuah laman website melalui proses lelang. Proses-nya sebagai berikut :

Google akan membuat kategori iklan berdasarkan Bid yang mereka pasang. Semakin tinggi Bid yang dipasang oleh pengiklan semakin tinggi kategorinya. Misalkan kategorinya adalah 80, 50, 30, 10, dan 5.

Ketika laman kamu tayang, Google akan memberikan kategori pada laman kamu sesuai dengan kaulitas website kamu. Misalkan kualitas webisite adalah 40. Hal ini membuat iklan yang bisa ikut lelang dan tayang di website kamu adalah iklan dengan kategori 80 dan 50, sedangkan kategori 30 ke bawah tidak punya kesempatan untuk ikut lelang.

Googel akan menempatkan iklan dengan kategori tinggi lebih dulu, di bagian slot iklan bagian atas lalu kategori di bagian bawah.

Dari pernyataan ini kita dapat simpulkan bahwa iklan berkualitas hanya akan muncul di situs yang berkualitas. Tapi ingat harus tetap sesuai dengan kategori dan behavioral user selama berselancar di internet.

2. Performa Iklan

Beberapa pengiklan dengan kategori tinggi membuat Bid yang tinggi pada iklan mereka agar bisa tayang di website dengan pengunjung yang berkualitas. Bukan pengunjung yang tersesat di laman karena masuk serampangan tapi pengunjung yang benar-benar menikmati konten yang ada dalam website.

Nah ketika pengunjung sedang menikmati konten, proporsi tampilan iklan bergantung dair ukuran ikalnnya. Pada iklan besar, sebagian dari iklan akan terpotong dan jika proporsinya tayangnya kurang dari 50 % google selama 1 detik menganggap-nya tidak tayang.

Pada Iklan dengan ukuran kecil, Iklan yang tayang dianggap oleh pembaca tidak mengganggu sehingga dibiarkan saja tampil di device selama membaca. Iklan yang tampil keseluruhan dianggap memiliki nilai Active View CPM yang tinggil Ilustrasinya mungkin seperti gambar di bawah !

Tampilan Iklan dengan ukuran

Jadi perhatikan behavioral pembaca kamu dan tipe konten kamu untuk menentukan ukuran iklan kamu. Jika ingin mudahnya buat saja iklan dengan tampilan Responsive sehingga Algoritma Google lah yang menentukan ukuran iklan yang tampil.

3. Selektif Memblokir Iklan

Google adsense punya layanan blokir iklan dimana Publisher bisa memilih iklan yang tidak ingin mereka tayangkan di situs mereka. Biasanya beberepa Publisher memblokir banyak jenis iklan karena mereka anggap tidak sesuai dengan kriteria situs mereka.

Padahal, masalah iklan yang tayang di situs kamu itu tidak hanya berdasarkan artikel yang kamu terbitkan atpi bisa jadi berdasarkan perilaku pengunjung situs kamu. Misalnya pengunjung kamu baru saja mencari informasi tentang obat pelangsing, terus setelah tiba tiba kepikiran untuk browsing harga Hp Samsung terbaru dan masuk ke situs kamu.

Ada kemungkinan Iklan yang tayang adalah iklan Obat Pelangsing bukan iklan dari Market Place yang ada di situs kamu.

Semakin banyak kamu blokir iklan ini berarti semakin kecil potensi iklan muncul di Situs kamu sehingga iklan dengan bidding yang terlalu rendah punya kesempatan lebih besar tayang di situs kamu.

Jadi sialhkan blokir iklan seperlunya.

Tipsnya sih “Jangan pernah Blokir Iklan “play.googlepaly.com”

Menu Blokir iKlan di Google Adsense

4. Go Internasional

Sudah bukan rahasia lagi jika CPC di negara-negara maju jauh lebih tinggi dibanidngkan dengan CPC di negara berkembang seperti Indonesia.

Jadi buatlah situs kamu dikunjungi dari luar negeri. Caranya seperti menyediakan konten bahasa Inggris yang banyak di cari.

Misalnya saja, Kata Kunci Asuransi dalam di Indonesia diberi harga CPC maksimal hanya 7$ sedangkan di Amerika dan sebagain Uni Eropa kata Kunci Insurance bisa samapi 98 $. Hampri 15 kali liat bukan.

5. Niche Ber-CPC Tinggi

Sudah bukan rahasia lagi jika perusahaan dengan Produk Teknologi, Asuransi, Pasar Saham, Otomotif, Pendidikan dan Wisata memiliki budget yang tinggi untuk biaya promosi mereka. Hal ini juga berdampak pada tingginya nila Bid Iklan yang mereka pasang.

Aga iklan dari produk-produk di atas memiliki peluang yang tinggi untuk tampil di situsmu, kamu harus membahas artikel yang berhubungan dengan produk tersebut.

Sederhananya buatlah situs dengan Niche yang memiliki Rate Iklan yang tinggi. Niche situs dengan Rate CPC tinggi itu adalah :

  1. Finansial
  2. Asuransi
  3. Pasar Saham
  4. Fintect
  5. Firma
  6. Review Gadget
  7. Wisata

6. Manfaatkan Momentum

Pada saat mementum khusus seperti Big Sale 11.11, Ramadhan, Liburan Akhir Tahun. Para pemasang iklan akan berlomba-lomba memasang iklan dengan bid yang tinggi agar semakin banyak orang yang datang menggunakan prodak atau jasa yang mereka tawarkan.

Nah sebagai Blogger, manfaatkan momentum tersebut dengan maksimal agar iklan dengan Bid CPC yang tinggi ikuta nyangkut di situs kamu.

Contohnya misalnya sekarang sudah bulan Oktober atau masuk november, tidak ada salahnya kamu membuat artikel yang membahas mengenai Liburan akhir tahun. Kalau situs kamu wisata yah bahas tentang tempat wisata akhir tahun dan sejenisnya.

Lah kalau situs saya misalnya Teknologi gimana hubungkan dengan liburan?

Yah memang sih butuh creatifitas, mungkin kamu bisa buat article tentang Gadget yang tidak boleh ketinggal di akhir tahun atau memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan harga tiket murah online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *