Cara Menjadi Model Profesional – Untuk Pemula

6 min read

Cara menjadi Model Bagi Pemula

Matamu.NET – Hampir sama dengan profesi lainnya, cara menjadi seorang model pasti dimulai dengan riset mengenai model seperti apa yang kamu inginkan. Ada banyak cabang model di luar sana dengan berbagai macam kriteria khusus seperti fashion foto model, body part model, cat walk model, dan lain-lain.

Kamu harus tahu apa kelebihan yang kamu miliki dari sisi penampilan yang akan menunjang karir kamu kelak ketika sudah memilih Model-based yang kamu inginkan. Hal ini akan mendukung karir kamu lebih cepat menanjak namun ingat tidak ada jalan pintas dalam meniti karir, sekalipun kamu sudah kenal dengan Model Agency ataupun fotografer, karirmu tetap melekat pada dirimu.

A. Menjadi Seorang Model

Apakah kamu termasuk orang yang berani berpenampilan berbeda dengan orang-orang di sekitarmu? Memilih baju setelah riset pakaian yang sedang trend? Kamu mengenal Paula Verhouven, Indah Kalalo, Laura Muljadi, Laura Basuki, Whulandari Herman atau Dominique Diyose?

Jika mayoritas jawaban iya, itu berarti kamu memiliki obsesi menjadi model dan secara tidak langsung kamu sudah memulai riset kamu menjadi seorang model. Yang harus kamu lakukan adalah mencari informasi lebih banyak lagi mengenai dunia modelling dan melihat lebih dalam lagi ke dalam diri kamu terutama terkait dengan personality kamu.

Pose seksi Indah Kalalo Pakai Tanktop Kaos

Setelah itu kamu putuskan untuk memulai karir kamu di dunia modelling dari bidang mana? Apakah dari talent yang berpose di depan kamera? Model catwalk yang berjalan di peragaan busana? Atau seorang model influencer dengan media Instagram dan sosial media. Semuanya wort it kok, selama dilakukan dengan profesional dan penuh totalitas.

Jika sudah sejauh ini yang kamu perlu dapatkan dapat dukungan dari orang-orang terdekat kamu dan mulailah belajar menjadi seorang model.

1. Perhatikan Penampilan Fisik Kamu

Love at the first sigth adalah senjata utama dari seorang model dan sangat sulit menerapkan prinsip don’t judge a book by its cover pada profesi model. Sejatinya memiliki tugas sebagai point of interest dulu sebelum akhirnya orang-orang melirik apa yang dikenakan oleh seorang model entah tas, jam tangan, pakaian atau aksesoris yang sedang kamu tunjukkan.

Mulailah sering-sering bermain dengan cermin! Latihlah dirimu untuk menunjukkan banyak emosi di depan cermin seperti tertawa, tersenyum, nyengir, marah, sedih, bosan dan sebagainya. Setelah kamu bisa menguasai aura wajahmu. Satuikanlah dengan pose yang kamu peragakan agar terlihat lebih natural dan tidak terkesan di buat-buat. the Ultimate model Mood adalah ketika Fotografer dan orang lain tidak bisa membedakan antara mimik yang kamu buat dan mood kamu yang sebenarnya.

Tidak ada salahnya memiliki sebuah cermin besar di rumah atau kamar kamu sehingga kamu bisa melihat secara keseluruhan gestur tubuh kamu ketika sedang mencoba berpose. Ingat pose tidak hanya Freze pose loh, ada juga pose dinamis seperti jumping pose, walking pose atau dancing pose. Jika sudah terbiasa, maka selanjutnya adalah mengabadikan pose kamu di depan kamera dan lihatkah dengan seksama kekuatan dan kekurangan kamu dalam sebuah foto.

Sering-seringlah berselfie di depan Handphone kamu untuk melihat dengan detail wajah yang bisa menjadi pint menarik atau malah menjadi kekurangan kamu. Jika perlu, kamu bisa meminta bantuan teman lain untuk memberimu masukan dan penilaian.

Furry Citra pose seksi di tengah kota

2. Build Your Modelling Protofolio

Setelah kamu mengetahui kekurangan dan kelebihan kamu dalam berpose dan mendengarkan pendapat dari teman. Sekarang saatnya memaksimalkan dan mulailah membut protofolio kamu. Ada dua cara yang mungkin kamu lakukan dan hal ini tergantung dari kemampuan finansial kamu.

Yang pertama adalah mulailah menghubungi fotografer dan buatlah kontrak kerja dengan dia. Mintalah petunjuk jika kamu sedang berencana membuat portofolio diri kamu. Seorang fotografer profesional mungkin saja akan meminta bayaran yang agak tinggi namun dia akan memberimu banyak masukan mengenai tata cara berpose di depan kamera. Selain itu fotografer profesional juga sudah paham dengan set lampu dan aturan standar fotografi modelling yang akan membuat pekerjaan kamu menjadi lebih ringan.

Berselfie di depan Smartphone tentu saja akan menghasilkan pengalaman yang berbeda jika kamu sudah mulai berpose di hadapan orang lain dan biarkan tubuh kamu yang merasakan pengalaman berpose di depan seorang fotografer.

Cara kedua adalah jika kamu tidak punya cukup badget untuk menyewa jasa fotografer profesional kamu bisa mencoba bergabung dengan komunitas fotografer amatir di daerah kamu dan menawarkan diri kamu menjadi seorang talent atau mintalah teman kamu yang memiliki kamera dan memiliki niat dalam dunia fotografi Modelling untuk sama-sama membangun karir sebagai seorang model.

Contoh Laman Portofolio seorang Model

Mulailah Membuat Portofolio

Setelah mendapatkan sekitar 8 sampai 12 Foto dengan tema yang berbeda maka mulailah membuat portofolio kamu. Ada dua jenis protofolio seorang model yakni bentuk tradisional Portofolio dimana kamu akan menaruh semua foto kamu dalam Resume, sejenis Curriculum Vitae tapi bentuk modern yang menarik dan menyerupai majalah yang dicetak. Kamu akan akan membawa ini kemana-mana setiap kali ada panggilan casting atau sedang menerima tawaran pekerjaan sebagai seorang model.

Portofolio jenis ke dua adalah online Portofolio yang saat ini sangat mudah didapatkankan. Kamu bisa memanfaatkan situs gratis seperti Blog, WordPress dan webly secara gratis. Instagram juga bisa menjadi salah satu alternatif buat kamu untuk dijadikan sebagai show case dari foto-foto terbaik kamu. Hal yang paling mudad adalah meminta jasa website developer untuk membuat website Portofolio untuk kamu tapi memang yang mudah itu akan selalu meminta bayaran lebih.

3. Bersahabat dengan Kamera

Praktek, praktek dan praktek. Teruslah mengasah skill untuk berpose di depan kamera dengan berbagai macam gesture tubuh dan mimik wajah (mood). Jika perlu coba aturlah sebuah ruangan di rumahmu sebagai studio mini untuk keperluan pribadimu. Kamu mungkin akan butuh tripod, kamera dan sedikit lighting untuk membantu pencahayaan.

Jika sedang merasa suntuk di dalam stusio, cobalah jalan-jalan ke beberapa lokasi hunting foto yang menarik sekalin untuk mengasah kepekaan kamu dengan background yang berbeda dengan studio yang flat.

Ingat saran sebelumnya, kamu bisa menyewa seorang fotografer jika punya uang lebih atau mengajak teman kamu untuk sama-sama ingin membangun karir di dunia fotografi. Setelah itu review-lah foto yang menurut kamu layak untuk dimasukkan ke dalam portofolio-mu.

JIka kamu terus praktek kamu akan sampai pada satu masa dimana kamu sudah merasa tidak perlu lagi berupaya keras untuk berpose dan bisa mengganti pose dalam hitungan detik lengkap dengan mood wajah kamu. Dalam kasus ini kamu sudah native dan bersahabat dengan kamera.

Ayu Gani seksi in Brown Dress

4. Bergabung dengan Agency Model

Salah satu alternatif menjadi model yang paling mudah dan track path-nya jelas. Mereka sudah berpengalaman mengenai dunia modeling dari hulu ke hilir, mulai dari pelatihan model pemula sampai mengorbitkan seorang model.

Bergabung dengan Agency Model memabut kamu punya kesempatan belajar dengan model senior yang sudah profesional dan orang profesional lainnya seperti Hair styles, MUA dan Fotografer. Agency juga sudah punya banyak kontrak dengan berbagai brand yang mungkin cocok dengan karakter kamu sehingga jaringan kamu bisa jadi lebih luas.

Namun ada dua konsekunsi buruk yang mungkin bakalan kamu temukan. Yang pertama, biasanya agency Besar yang akan meminta bayaran ke modelnya terlebih dahulu untuk mengikuti serangkaian pelatihan dan pemotretan agar kamu layak dikategorikan sebagai seorang model. Nah jika ketemu dengan Agency besar, biasanya bayarannya juga lumayan sih tapi tergantung dari keberuntungan kamu. Ada juga agency Model kecil yang tidak menarik biaya besar untuk model pemula mereka bahkan ada juga tetap gratis namun kamu akan terikat kontrak kerja yang panjang sebagai ganti biaya latihan kamu.

Kemungkinan buruk ke dua, jangan sampai kamu tertipu orang-orang jahat yang ngaku punya Agency tapi nyatanya hanya ingin mengeksploitasi tubuh kamu. Lihat dengan seksama protofolio agency tersebut dan coab cari tahu melalui media sosial dan forum modelling apakah Agency Tersebut memang trusthed atau abal-abal.

B. Modal Utama Seorang Model

Layaknya usaha dan kegiatan kerja lain, model adalah profesi yang mewajibkanmu memiliki modal yang kamu harus manfaatkan sebaik-baiknya. Sebagaik dari modal seorang model tidak akan pernah bisa tergantikan jadi kamu harus maksimlakan modal tersebut sebagai potensi kamu.

Misalnya saja kalau kamu memiliki tinggi badan 160 cm yang terbilang cukup pendek di kalangan model. Hal ini tentu saja kamu tidak bisa rubah tapi kamu bisa memaksimalkan dan tidak berfokus pada pekerjaan yang membutuhkan tinggi badan 160 cm ke atas.

Adapun ringkasan modal dari seorang model yang harus kamu perhatikan adalah :

1. Bentuk Wajah

Setiap orang lahir dengan bentuk wajah yang berbeda-beda, seperti wajah panjang, diamond, curve, round, oval dan sejenisnya. Jika kamu punya wajah Oval tidak perlu bersusah payah untuk terlihat Round. Nikmati dan maksimalkan.

Jika memang wajahmu ingin terlihat berbeda, biarkan MUA yang merubahnya dan kamu harus profesional memenuhi tuntutan konsep pemotretan yang dilakukan.

2. Kecerdasan

Mutlak di setiap pekerjaan dan profesi, tanpa kecerdasan kamu bakalan tertinggal dan sulit untuk ikut bersaing. Sekalipun saya katakan di awal, seorang model haruslah memiliki bentuk tubuh dan wajah yang menarik tapi tanpa kecerdasan, bisa dipastikan semua modal penampilan tidak akan berguna di dunia modelling.

Misalnya saja ini, kamu pasti punya teman yang wajahnya cantik, senyumnya indah, postur tubuh sempurna tapi dia tidak bekerja sama sekali. Dalam kasus ini dia tidak memiliki kecerdasan atau kemauan yang didukung dengan intelegnsi agar bisa berkarir di dunia modelling. Sebaliknya kamu mungkin penrah melihat super model yang wajahnya biasa-biasa saja tapi karirnya cemerlang.

Jadi satu hal yang pasti, Cerdas itu penting termasuk di dunia Modelling sekalipun.

3. Good Attitude

Jangan pernah sombing dan arogan sekalipun kamu sudah menjadi seorang Star. Profesi modelling adalah profesi yang membutuhkan orang lain dan tanpa orang kamu bukanlah siapa-siapa. Kamu butuh fotografer, hair styles, MUA, pengarah gaya, pelatih private dan pihak yang kamu butuhkan dukungan untuk berkembang di dunia modelling.

Dunia Modelling juga bagian dari pembicaraan Netizen yang mulutnya maha benar, jadi kamu Good Attitude saja belum tentu selamat, apalagi kalau sudah Bad Attitude, dijamin popularitas akan terkikis oleh attitude burukmu. Namun jika kamu baik hal ini juga bisa ber-atenuasi dengan karir kamu.

4. Memiliki Prinsip

Kamu pasti sudah sering dengan jika dunia Modelling itu dekat dengan dunia hitam. Sebenarnya tidak seperti itu, itu tergantung dari kamu saja. Jika kamu berprinsip dan berkarakter kamu tidak perlu terjebak ke lembah hitam dunia modelling.

Toh dunia modellng profesional itu justru jauh dari dunia hitam, kecuali rumah produksinya memang mesum dan pasti namanya tidak akan pernah besar. Jadi berprinsiplah sebagai seorang model.

Jika ada fotografer yang menawarimu hal yang aneh-aneh, tolaknya saja!!. Di dunia ini, Kamera itu murah dan ada banyak orang yang punya kamera yang bisa jadi fotografer kamu!!! Tanpa harus aneh-aneh!!!

5. Be Your Self

Yah, Be Your Self lah, masa iya kamu mau jadi orang lain. Kamu mau namamu kan yang terpampang di depan cover majalah. Bukan nama orang lain. Jadi Be Your Self!!!

C. Dasar-Dasar Seorang Model

  1. Memiliki tubuh sehat
    1. Rutin Olahraga
    2. Makan sehat, gizi sempurna dan karbohidrat seimbang
  2. Merawat Penampilan
    1. Rajin cuci muka siang dan malam
    2. Cuci muka setiap kali setelah make up
    3. Bleaching tidak perlu asal kamu pandai merawat wajah
    4. Jaga kebersihan kuku dan rambut
    5. Jangan suka berjemur kecuali ada pekerjaan
  3. Sesuaikan tujuan jadi Model dengan bentuk tubuh kamu
    1. Pluz Size model jika kamu bertubuh montok atau gemuk
    2. Perawagan / Model Catwalk jika kamu memiliki tinggi badan lebih dari 170 cm
    3. Foto Model yang tidak memiliki tinggi badan di atas 170 cm
    4. Model pakaian dalam jika kmau punya dada indah dan pinggul yang tetap kecil
    5. Body Part model jika kamu punya Lengan, tangan, kaki dna tumit yang indah
    6. Model Alternatif buat kalian yang tidak lulus standar kecantikan model tapi memiliki high antusiast dalamkegiatan modelling. Tenang dunia luas kok.
  4. Update pengetahuan dan selera Fashion kamu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *