12 Pertanyaan Tentang Contributor dan Jual Foto di Shutterstock Buat Para Pemula

3 min read

Jualan Foto di Shutterstock

Berikut ini adalah kumpulan Pertanyaan yang paling sering diajukan oleh Contributor Shutterstock. Pertanyaan ini paling sering di ajukan oleh teman saat ingn memulai jualan foto secara online di Microstock.

FAQ Contributor Shutterstock for Newbi

1. Apakah Bisa Gajian di Shutterstock?

Tidak, yah Shutterstock tidak membukalowongan pekerjaan jadi anda tidak mungkin digaji oleh Perusahaan ini.

Mungkin maksudnya bisa tidak Pay Out di Shutterstock?

Pay Out itu adalah proses pembayaran kinerja kamu ketika menjadi Contributor di Shutterstock. Shutterstock akan membayar kamu dari foto-foto kamu yang laku terjual jika saldonya sudah mencapai ambang batas yakni minimal $35.

Jika sudah sampai ambang batas $35, anda sisah menunggu cair pada bulan berikutnya untuk saldo aktif di bulan berjalan. Skema seperti ini.

Misalnya sekrang saudah tanggal 15 January, dan saldo kamu sudah sampai $35, maka perhitungan saldo masih terus berlnagsung sampai akhir bulan januari. Jika 15 hari berikutnya masih ada yang laku maka di total pada saldo kamu.

Pada tanggal 31 Januari, saldo kamu ditutup dan dicarikan pada bulan Februari.

Jika Saldo kamu kurang dari $35, maka saldonya akan disimpan diakumluasikan pada bulan berikutnya samapi cukup ambang batas.

2. Dimana Kita Bisa Mencairkan Uang Dari Shutterstock?

Berdasarkan pengalaman, saya mencairkan Pembayaran PO saya melalui Paypal dan setahu ini masih satu-satunya cara PO di Shutterstock untuk kontributor di Indonesia. Nanti dari akun Paypal bisa di trasnfer ke Rekening Bank masing-masing.

Bank yang saya gunakan untuk mencarikan pakai BTPN, dulu pernah dengan Bank Mandiri.

3. Apa saja yang bisa dijual di Shutterstock?

Semua hal yang wajar, Hahaha bercandalah. Shutterstock adalah microstock yang jualan 3 jenis konten yakni:

  1. Foto
  2. Short Video (Footage)
  3. Ilustrasi dalam bentuk Vektor

Semua karya tersebut tidak boleh melanggar Hak Cipta dan Hak Pribadi orang Lain.

4. Berapa Harga Jual 1 Foto di Shutterstock?

Sebenarnya kebanyakan penghasilan Contributor di Shutterstock bukanlah dari jualan foto tapi hanya Download foto. Ini artinya foto tersebut masih milik kamu sekalipun sduah di download. Para buyer hanya membayar download foto tersebut agar bisa secara legal menggunakannya.

Dengan demikian 1 foto bisa di dwonload berkali-kali oleh banyak orang dan pemiliki masih milik anda si fotografer. Nah harga nya bermacam-maca tergantung dari akun si download namun pada intinya paling murah $0,10 dan paling mahal bisa sampai $2,88 untuk satu klai donwload.

Untuk jualan foto, Shutterstock mematok harga paling murah $199 per foto dan 40% dari penjualan foto tersebut adalah royalti fotografer. Jika foto terbeli di Shutterstock, foto tersebut harus dihapus di seluruh platform tempat anda menjual foto kecuali yang sudah terdownload sebelum foto tersebut terjual.

5. Gimana Cara Jual Foto di Shutterstock?

Anda hanya cukup memiliki akun shutterstock lalu silahkan upload foto-foto yang anda ingin jual. Setelah di upload, Shutterstok akan melakukan kurasi foto anda, jika lulus maka Shutterstock akan mempromosikan dan mendisplay foto anda di jaringan yang mereka miliki.

Jika tidak puas, anda bisa promo foto anda sendiri cengan mengambil link gambar anda lalu promoosikan di berbagai paltform sosial media atau website.

Saya sendiri sih membiarkan system Shutterstock bekerja, toh sistemnya sudah baik.

6. Berapakah Ukuran Foto yang di Upload di Shutterstock?

Foto anda harus memiliki sisi paling pendek 2000 Pixel dengan demikian ukuran foto paling kecil yang diterima adalah 2000 px x 2000 px = 4 MP.

7. Bagaimana Supaya Agar Foto Laku di Shutterstock?

Agar laku foto anda haruslah foto yang memiliki pasar, yakni ada orang yang ingin membelinya. Hampir semua foto yang lolos kurasi Shutterstock punya kesempatan laku. Bahkan untuk foto yang kita anggap enteng seperti foto langit atau daun pisang juga bisa laku di Shutterstock.

Saya sendiri kadang heran dengan tipikal pembeli foto di Shutterstock dimana mereka bisa mengambil gamabrnya sendiri tapi malah membeli. Perilaku unik tersebut saya bagikan juga di situs saya

8. Berapa Biaya Membuat Akun Shuterstock?

Gratis, Anda cukup daftar di link berikut ini Daftar Shutterstock.

9. Berapa Lama Waktu Kurasi Shutterstock?

Paling lama 5 hari kerja dan mereka libur pada harus Sabtu, Minggu dan Tanggal Merah. Namun jika hari kerja kadang ada yang lulus review dalam hitungan detik.

yah mungkin kalau petugasnya lagi stand by dan ada notifikasi masuk langsung di review.

10. Bisakah Jual Foto Dari Kamera Hape di Shutterstock?

Bisa, tergantung dari hapenya sih.

Namun pada intinya Shutterstock tidak mensyaratkan jenis kamera yang digunakan termasuk merek hape apa.

Contributor hanya perlu concern dengan kualitas gambar mereka. Nah kebetulan kamera HP itu kebanyakan sensirnya jelek pada keadaan gelap sehingga gambarnya Noisi. Jadi gak lulus.

Best Practice saya sih pakai Xiao Mi Note 7 yang jadul itu masih lulus dan malah beberapa foto saya laku.

11. Apakah Bisa Kaya dengan Jualan Foto di Shutterstock?

Ini susah jawabnya sih. Kalau di tanya apakah bisa kaya dari jualan Micin yah tergantung usahnya ki sanak dalam jualan.

Distributor Micin juga kaya tuh. Tapi kalau berharap foto kamu di beli dengan tipikal Full lisensi sepertinya harus bersaing dengan fotografer terkenal yang sudah lebih dulu Nyemplung di sana.

Namun kalau kalian incar penghasilan passif sampai 2 jutaan sebulan, masih bisa lah. Salah satu contributor Indonesia, Gunung Lawu konon sudah PO setiap bulan dengan 10 ribu portofolio.

12. Kamera apa yang bagus untuk Motret yang Fotonya Bisa dijual Shutterstock?

Kamera yang masih baik, bukan kamera rusah. Jawabnnya sama dengan pertanyaan di atas. Jadi bukan kameranya tapi kualitas fotonya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.