Pengertian Vignette Dalam Fotografi dan Jenisnya

1 min read

Gamab dan Foto LAnsdpace Vignete

Matamu.NET – Vignette (dibaca : Vinyet) merupakan sebuah seni lukis yang berasal dari perancis dimana tepian dari kertas digambar dengan motip yang warnanya lebih gelap dari pinggiran kertas. Bagian gelap ini dijadikan bingkai yang artistik dari kertas sedangkan bagian tenanghanya digambar dengan motif yang lebi terang.

Dalam Fotografi, Vignete diartikan sebagai gambar yang memiliki sisi yang lebih gelap bisa dalam keadaan under exposure ataupun berwarna hitam sama sekali. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti faktor mekanis, Optik, dan Alami. Beberapa fotografer juga terkadang sengaja membuat Vignete buatan dalam foto mereka dengan menggunakan bantuan Software, karena terkadang Vignete memang menambah nilai artistik dari foto.

Berikut ini penjelasan dari 4 jenis Vigente daalam fotografi.

1. Vignette Mekanis

Vignette mekanis ini sering kali didapatkan oleh para fotografer landscaper yang menggunakan Filter tambahan di ujung lensa. Beberapa Filter yang ditumpuk di depan lansa akan menghalangi cahaya masuk di bagian sudut dari sensor dan akan semakin gelap pada penggunaan Filter ND dan GND.

Selain dari penggunaan Filter, pengguna lensa adaptor juga bisa menghasilkan Vignete pada foto. Semakin panjang Adaptor lensa yang digunakan maka semakin besar Vigenette yang dihasillkan.

Vigente jenis terkadang menghasilkan gambar yang gelap sama sekali di bagian pinggir foto bukan lagi under expsure, terutama saat menggunakan kamera Full Frame dengan lensa yang bukan bawaan dari produsen kamera tersebut. Perbedaan sistem mekanis membuat Vignete ini sering ditemukan.

Lensa adaptor Viltrox buat Vigente alami

2. Vignette Optik

Vigente optik ini biasa terjadi pada kemera fullframe yang menggunakan lensa non-premium, apalagi pada lensa-lensa wide angel. Hal ini disebabkan karena ukuran bukaan lensa jauh lebih kecil daripada ukuran sensor kamera.

Pada umumnya Bukaan (f) besar lensa kamera didesain khusus dengan tipe kamera yang sama, misalnya lensa canon dipasang pada body kamera canon akan menghasilkan gambar normal atau paling tidak lensa yang didesain khusus untuk merek kamera tertentu seperti lensa Tamroon For Canon di pasang ke Canon.

Perhatikan gambar berikut :

Diagonal lensa pada Sensor kamera

Lingkaran pada gambar ditas adalah ilustrasi dari Diameter dalam lensa, jika diamater lebih panjang dari sisi miringnya maka Foto yang dihasilkan tidak Vignete, jika lebih pendek maka foto akan Vigente.

Untuk lensa full frame sendiri diameter minimal lensa harunya lebih panjang dari 42,27 yang didapatkan dari persamaan Phytagoras yakni Dmin2 = 242 + 362. Nilai diamater lensa ini sebenarnya bukanlah masalah karena pasti sudah dirancang lebih besar dari sisi miring sensor hanya saja terkadang kita menggunaakan bukaan/Aprture (f) kecil yang juga mempengeruhi jumlah cahaya yang masuk ke dalam sensor.

3. Vigente Alami

Sesekali ketika motret mungkin ada beberapa foto yang Vignete tapi tidak di semua sudut, hanya di salah satu sudut. Hal ini disebabkan secara alami karena sudut jatuhnya cahaya yang membuat sudut tersebut gelap.

4. Vignette Screen

Vigente Screen adalah vignette yang muncul di layar LCD kamera ketika menggunakan model View atau Live View. Vigente ini bukanlah Vigenete pada gambar karena hasilnya tetap normal, penyebabnya adalah layar LCD yang sudah mulai rusak karena usia atau lembab.

Pada umumnya masalah ini muncul ketika usia kamera sudah lebih 4 sampai 5 tahun pada pemakaian normal, namun buat landscaper yang suka main air biasanya Vigente lebih cepat muncul karena kelembaban juga berpengaruh kepada kondisi LCD kamera.

Layar Vignet pada kamera DSLR

Akhir Kata

Nah itu dia pengertian dari Vignete pada Fotografi. Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *